Ahliqq disebut juga Ahl al-Qibla adalah istilah yang mengacu pada orang yang menghadap ke arah yang sama saat shalat, khususnya menuju Ka’bah di Mekkah. Konsep ini berakar pada zaman kuno, dan asal usulnya berasal dari masa awal Islam.

Pada masa awal Islam, konsep Ahliqq digunakan untuk menggambarkan sekelompok orang yang bersatu dalam keyakinan mereka pada keesaan Tuhan dan dedikasi mereka untuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad. Orang-orang ini dipandang sebagai pengikut Islam yang sejati, dan mereka dibedakan dari mereka yang tidak menganut keyakinan yang sama.

Seiring berjalannya waktu, konsep Ahliqq berkembang dan meluas hingga mencakup kelompok orang yang lebih luas yang memiliki keyakinan dan praktik serupa. Saat ini, Ahliqq sering digunakan untuk menggambarkan komunitas individu yang berkomitmen mengikuti ajaran Islam dan berpegang pada prinsip-prinsip iman, doa, dan amal.

Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap Ahliqq bangkit kembali karena semakin banyak orang yang berupaya untuk terhubung dengan akar agama mereka dan menemukan rasa kebersamaan dan rasa memiliki. Kebangkitan ini dipicu oleh munculnya media sosial dan bentuk komunikasi lain yang memudahkan orang untuk terhubung dengan orang-orang yang berpikiran sama dan berbagi keyakinan dan pengalaman mereka.

Salah satu faktor kunci yang mendorong kebangkitan Ahliqq adalah keinginan akan rasa memiliki dan komunitas di dunia yang semakin terfragmentasi dan terputus. Banyak orang tertarik pada gagasan untuk menjadi bagian dari komunitas yang memiliki keyakinan dan nilai yang sama, serta memberikan dukungan dan bimbingan dalam perjalanan spiritual mereka.

Faktor lain yang berkontribusi terhadap kebangkitan Ahliqq adalah keinginan untuk memiliki hubungan yang lebih dalam dengan ajaran Islam dan hubungan yang lebih otentik dan bermakna dengan Tuhan. Banyak orang mencari cara hidup yang lebih spiritual dan memuaskan, dan mereka melihat Ahliqq sebagai cara untuk memperdalam pemahaman mereka tentang Islam dan memperkuat iman mereka.

Di dunia sekarang ini, konsep Ahliqq mengambil bentuk dan ekspresi baru, seiring orang-orang menemukan cara kreatif untuk terhubung satu sama lain dan saling mendukung dalam perjalanan spiritual mereka. Dari komunitas online dan grup media sosial hingga kelompok doa lokal dan lingkaran belajar, terdapat banyak peluang bagi orang-orang untuk berkumpul dan mengeksplorasi iman mereka dalam lingkungan yang mendukung dan inklusif.

Ketika dunia terus berubah dan berkembang, konsep Ahliqq tetap menjadi kekuatan yang kuat dan relevan dalam kehidupan banyak orang. Dengan terhubung dengan akar leluhur mereka dan menganut nilai-nilai komunitas, keyakinan, dan persatuan, individu dapat menemukan kekuatan dan inspirasi dalam perjalanan spiritual mereka dan menciptakan kehidupan yang lebih bermakna dan memuaskan bagi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.